[Late Report] Cari 'Delmar' (Lagi)

Ini adalah late post, telat abis hampir sebulan lamanya ada di draft. Dan ini tidak akan menjadi post yang panjang. Cukup pendek untuk sekadar mengarsipkan kenangan tahun ketiga dari kegiatan hunting bayi lucudi tanggal 8 Maret setiap tahunnya.

Seperti dua tahun sebelumnya (Lihat “Mencari ‘Delmar’ Yang Lain” di tahun 2013 dan “A Letter for Another ‘Delmar’" di tahun 2014) saya mencari lagi bayi merah lucu yang masih segar yang lahir barengan sama saya di tanggal 8 Maret. Tahun ini tempatnya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, di RSIA Hermina Bogor Yasmin.

Tahun ini saya datang ke RSIA Hermina tanggal 9 Maret 2015, tanpa survei di hari sebelumnya seperti yang saya lakukan tahun-tahun yang lalu. Toh kalaupun tidak ada yang lahir tanggal 8 Maret, ya gak apa-apa juga kasih kado buat yang tanggal 7 atau 9. Tebakan saya ternyata benar. Satu-satunya bayi yang lahir di tanggal 8 Maret sudah pulang dari rumah sakit.

Sampai akhirnya Bu Sofi, staf marketing RSIA Hermina menawarkan ke saya bayi yang lahir tanggal 7 Maret. Ternyata setelah dilihat record kelahirannya, si bayi ini lahir tanggal 7 Maret 2015, jam 23:55. Cuma beda 5 menit dari tanggal 8 Maret. Ya gak apa-apa banget lah, anggap aja ini ‘Delmar’ minus lima menit doang mah :p
7 Maret 2015, 23:55. close enough

halo kecil :*
Si bayi merah ini berjenis kelamin perempuan, anak ketiga dari Ibu Cicah dan (kalau saya tidak salah ingat) Pak Andrian. Si cantik ini anteng aja bobokan. Seperti korban-korban saya di tahun sebelumnya, pasangan suami istri ini hangat sekali menyambut saya. Si cantik ini belum punya nama kemarin, dan seperti korban-korban sebelumnya Ibu Cicah dan suami hanya cekikikan dan sepertinya pikir-pikir lagi waktu saya menawarkan nama yang sama dengan saya. Tapi emang iya sih, kalo 7 Maret namanya Tumar. Sedih bener bro namanya. Cantik-cantik kok Tumar.

Doa terbaik buat kamu ya, dear bayi yang lucu :* Semoga kamu bahagia dunia akhirat :)

Terakhir, saya ingin memberikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada RSIA Hermina Bogor, terutama untuk Ibu Sofi dan Ibu Wiwi dari staf marketing Hermina. Di tahun 2013 waktu pertama kali saya mulai rutinitas ini, sulit sekali cari rumah sakit yang begitu terbuka dengan data kelahiran. Memang untuk alasan keamanan sih sebenarnya. Tapi di Hermina ini open sekali, dan sangat welcome dengan hal-hal non-prosedural seperti yang saya lakukan di 3 tahun terakhir.

Dan alasan utama mengapa orang tua bayi yang saya datangi begitu welcome dengan saya juga karena Ibu Sofi selalu memberikan penjelasan kepada orang tua bayi sebelum saya masuk ruangan. Jadi sebenarnya berkat beliaulah saya diterima dengan baik oleh para orang tua bayi yang saya sambangi. Tanpa Ibu Sofi pasti terasa canggung sekali. Asing, wajah kriminal, mengaku mahasiswa, bawa kado pula. Modus kriminal apa lagi ini?
disponsori oleh RSIA Hermina Bogor :)
Lalu saya juga dapat kabar dari Galih Tristianni, teman yang sesungguhnya saya gak pernah ketemu rupanya (iya serius), bahwa dia juga sudah pernah melakukan hal seperti ini di Hermina, dan sambutannya menyenangkan (lihat Find The Baby: Happy di blognya)

Bukan tidak mungkin setelah saya lulus, balik lagi ke Hermina Bogor cuma buat ngasih kado saat saya ulang tahun. Semoga Ibu Sofi dan tim selalu welcome :)

POSTED IN
DISCUSSION 0 Comments

Writing is never about knowing, it is about caring and sharing :)