Kenangan 3 Tahun dari Printscreen Desktop

printscreen laptop saya, 3 tahun yang lalu :)
19 Oktober 2010

Masih duduk di bangku SMA, baru dua bulan setelah serah terima jabatan ketua OSIS dan sudah ambil ancang-ancang untuk rentetan ujian perguruan tinggi. Seminggu dua kali ikut bimbel NF, hampir setiap minggu ikut try out. Try out apapun, pokoknya mengerjakan soal. Mulai dari try out STAN sampai SIMAK UI semuanya ikut, asal tempatnya masih bisa dijangkau. Padahal niat masuk pun tidak. Cuma karena senang mengerjakan latihan soal. Di sekolah kegiatan juga mulai melunak. Yang lain juga sudah pasang ancang-ancang tinggi untuk SNMPTN. Atmosfer kelas XII, khas banget.

Desktop Agus (nama laptop saya) penuh dengan elemen Rainmeter, terpengaruh forum Desktopmodding di Kaskus. Isinya penuh sama (lagi-lagi) jadwal ujian dan try out. Si laptop baru berumur satu tahun lebih sedikit. Windows 7 sudah keluar, tapi enggan pindah OS, terlanjur cinta dengan Windows XP. Hampir setiap minggu cari utility baru buat laptop, cari di forum CCPB Kaskus. Download game, software dan lain-lain buat modifikasi. Ujung-ujungnya berakhir dengan laptop berperforma lemot.

3 tahun kemudian...

printscreen laptop saya hari ini~~
19 Oktober 2013

Sudah semester 5 di TIN. Masih bingung mau ambil stream apa. Sudah harus siap-siap PL di tengah tahun depan. Banyak kegiatan sampingan selain kuliah, mulai dari jualan, mainan di BEM, sampai iseng ikut lomba sana-sini. Selebihnya rasanya tidak jauh berbeda, tetap dengan sosok dan kepribadian yang sama seperti 3 tahun yang lalu :)

Desktop berantakan. Rainmeter sudah tidak ada, diganti Rainlendar yang lebih ramah memori. Beragam file tugas bertebaran di desktop. Lampiran laporan, kerjaan di BEM, konten tugas dan lain-lain. Windows 8 sudah lama keluar, tapi ternyata tak kunjung pindah dari Windows XP. Si Agus masih bertahan sampai sekarang :D
~~~

Tiga tahun sudah berlalu semenjak printscreen desktop di tahun 2010. Banyak banget yang sudah terjadi. Banyak. Banget. Menyenangkan bagaimana sebuah hal sesederhana printscreen desktop bisa merekam dengan baik apa yang terjadi dalam hari-hari kita di masa lalu ya ternyata :)

POSTED IN
DISCUSSION 0 Comments

Cara Terbaik untuk Pergi

Kemarin siang, 17 Oktober 2013, ketika saya sedang mampir ke BSM Dramaga untuk ambil uang fieldtrip, tetiba ada SMS dari Bang Junasa :

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun, telah meninggal dunia, Ratna Sogian Siwang setelah melahirkan putra pertamanya di Cilegon. Mohon dimaafkan atas segala khilaf - nazrul"

Berkali-kali saya baca ulang isi SMSnya. Berharap ada kata yang menjelaskan 'siapa'nya Mbak Ratna yang meninggal. Mungkin saya luput membaca hingga harusnya misal kalimatnya jadi 'kakak dari Ratna Sogian Siwang'. Rupanya mata saya tidak luput. Yang meninggal benar Mbak Ratna.

Badan saya lemes banget rasanya.

Di laptop saya masih tersimpan folder Nazrul Wed, berisikan foto-foto ketika kami seasrama beserta PPSDMS angkatan sebelumnya berangkat ke Sukabumi untuk menghadiri resepsi Bang Nazrul dan Mbak Ratna. Details fotonya tertulis September 2012. Rasanya ada yang aneh ketika satu tahun kemudian saya datang lagi ke Sukabumi, untuk orang yang sama, tapi dalam suasana yang jauh berbeda.
Sukabumi, September 2012. Resepsi pernikahan Bang Nazrul dan Mbak Ratna
Tapi kan toh semuanya sudah terjadi. Life keeps on turning. Lagipula, bagi perempuan, rasanya tidak ada cara pergi yang lebih baik dari meninggal dalam perjuangan melahirkan anaknya sendiri :)
jagoan baru, laki-laki :')
"It's okey baby. Everything's gonna be alright. Umi udah berjuang dengan usaha yang terbaik, sehingga sekarang ada di tempat terbaik di sisi-Nya. Sekarang, dan nanti-nanti giliran kita di sini yang harus kasih yang terbaik buat umi. Yang kuat ya, Nak. Yang sholeh, yang pinter."
-Nazrul Anwar

POSTED IN
DISCUSSION 0 Comments

Writing is never about knowing, it is about caring and sharing :)