Laporan #Misi7 Pilot Project

Untuk penjelasan mengenai #Misi7, klik disini.

Sebenarnya, aturan dasar #Misi7 adalah menuliskan segala sesuatu tepat setelah saya melakukan hal tersebut. Artinya, seharusnya saya selalu meng-update di blog ini tentang semua hal yang baru saja saya kerjakan setiap harinya. Harusnya. Seperti biasa, hidup saya masih tercurah pada tugas dan laporan di akhir semester, yang membuat saya sangat enggan untuk menulis blog di malam harinya.


Tulisan ini merupakan hutang dari semua laporan #Misi7 saya minggu kemarin. Hasilnya? Saya gagal menjalankan misi ini dengan sempurna, putus di hari ke-6 hanya karena saya terlalu lelah dan bingung mau melakukan apa. Karena ini baru pilot project, kami memutuskan untuk melonggarkan peraturan, semua tetap boleh melanjutkan misinya meskipun sudah gagal di tengah-tengah. Teman-teman saya yang lain juga demikian, mayoritas gagal di tengah-tengah.


Note : semua laporan #Misi7 ini ditulis tidak dengan niatan pamer dan sebagainya, murni sebagai catatan pribadi dan ajakan kepada orang lain untuk melakukan hal yang sama :)


#Misi7 1st Day, Minggu 9 Desember 2012 : Tahfidz selama 2 jam

Tahfidz dapat diartikan sebagai proses menghafal Al-Qur'an. Tahfidz pada dasarnya bukan sesuatu yang wah, biasa saja. Yang wah adalah melakukannya selama 2 jam dalam satu hari (bagi saya, karena saya belum pernah melakukannya sebelum kemarin berhasil :D)


Lagipula memang seharusnya hari Minggu adalah jadwal PPSDMS Bogor untuk tahsin dan tahfidz, hanya saja pada hari Minggu kemarin kami semua berangkat ke regional pusat Jakarta untuk kajian islam tematik dari Sabtu malam. Saya melakukannya satu jam pada siang hari (dan diakhiri dengan tertidur hingga ashar) dan sisanya dicicil sampai setelah latihan taekwondo di malam harinya. 

#Misi7 2nd Day, Senin 10 Desember 2012 : Satu hari tanpa nasi!
Ini merupakan hal yang paling ingin saya lakukan semester ini tapi tidak pernah terlaksana. Masa iya civitas akademika salah satu perguruan tinggi pertanian terbesar di Indonesia yang menggalakkan diversifikasi pangan malah tidak pernah mencoba melalui satu hari tanpa nasi? 

Rencana awalnya adalah, di malam Senin (Minggu malam) saya berangkat untuk belanja kebutuhan non-nasi, seperti singkong dan ubi. Namun cuacanya buruk sekali dan saya malas untuk belanja keluar. Sempat terpikirkan untuk berpuasa, namun rasanya sahur tidak makan nasi sepertinya bukan ide yang bagus karena saya belum terbiasa dan hari Senin adalah hari yang cukup berat jika puasa tanpa sahur nasi. Lagipula sebenarnya kondisi tubuh saya sedang flu berat. 

Alhasil, saya berhutang 5 butir telur pada teman samping kamar, 3 butir saya makan untuk sarapan. Hasilnya? Sangat mengenyangkan. Di siang hari saya makan sebungkus roti dan sekotak susu coklat. Agak sore sedikit saya makan mi ayam dan jagung rebus. Malam harinya saya makan kacang hijau dengan ketan hitam. 

Target saya memang tidak berat, hanya "tanpa nasi". Ada teman saya, Imam Muharram Alitu, yang juga ikutan main #Misi7 dengan standar yang jauh lebih ekstrim : tanpa nasi, mi dan makanan bahan dasar tepung lainnya. Dia makan lauk-pauk dengan kentang rebus. Salut. Lain kali harus saya coba.

#Misi7 3rd Day, Selasa 11 Desember 2012  : Satu hari penuh sholat di masjid/musholla
Ini pada dasarnya sebuah kewajiban dan bukan sesuatu yang wah. Soalnya saya bingung waktu plotting per hari dan mayoritas teman saya pasti menyelipkan satu hal yang "wajar", agar misi ini tidak terlalu sulit dilakukan. Namanya juga pilot project :P

#Misi7 4th Day, Rabu 12 Desember 2012 : Kenalan dengan satpam Fateta
Yang ini sebenarnya diawali dengan kegelisahan beberapa teman (dan saya sendiri) yang masih bingung apakah parkir di IPB bayar atau tidak. Beberapa teman sering sekali bertanya kepada saya tentang hal ini, dan saya tidak bisa menjawab karena saya bukan pengendara motor dan tidak pernah berinteraksi dengan satpam/stakeholder yang bersangkutan. Saya sering berinteraksi dengan tukang taman kampus bahkan sudah kenal dekat, tapi satpam dan Unit Keamanan Kampus belum pernah saya jamah koneksinya.

Ada banyak sekali hal menarik yang bisa diambil dan di-share dari misi ke-4 ini, dan sepertinya akan saya post terpisah di posting lainnya. 

#Misi7 5th Day, Kamis 13 Desember 2012 : Bersih-bersih kelas setiap selesai kuliah
Jadwal saya di hari Kamis 100% kuliah penuh dari jam 7 pagi hingga 3 sore, tidak ada praktikum sama sekali. Hal yang mendasari saya untuk melakukan hal ini adalah kegelisahan pribadi karena kelas seringkali ditinggalkan dalam keadaan yang cukup menyedihkan. Sampah ada di lantai dan bangku-bangku berserakan tidak beraturan. Seringkali saya melihat bapak-bapak petugas ruangan yang menata kembali bangku dan mengambil berbagai sampah yang ada di dalam. Sepertinya melelahkan.

Akhirnya saya memutuskan untuk join. Untuk skala kelas besar (150 orang) harus saya akui capek sekali untuk menata kembali bangku dan memungut semua sampah yang ada di kelas. Beneran deh -___-" Tapi ini semua terbayar rasanya berkat senyuman dan ucapan terima kasih dari bapak-bapak petugas yang ternyata menunggu saya dan beberapa teman lain keluar dari kelas.

Dengan melakukan ini, saya mengerti bagaimana rasanya menjadi petugas pembersih ruangan. Melelahkan dan harus diapresiasi. Apresiasinya sederhana saja kok, dengan tetap merapikan kembali bangku yang kta gunakan dan simpan sampah kalian di saku :)

#Misi7 6th Day, Jumat 14 Desember 2012 : Nothing -___-"
Ini adalah titik gagal saya, terlalu lelah untuk melakukan apapun dan langsung tidur. Menyedihkan.

#Misi7 7th Day, Sabtu 15 Desember 2012 : Adzan di Al-Fath
Al-Fath adalah nama musholla baru di lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB. Hampir enam bulan saya menghuni fakultas ini dan saya tidak pernah sekalipun adzan di Al-Fath. Alhamdulillah kemarin saat maghrib tidak ada yang adzan karena memang sudah tidak ada jadwal kuliah jam segitu. Ada kesempatan, sikat bos! :D

Sebenarnya bukan cuma adzan, saya juga belajar cara menyalakan tangki air di Al-Fath karena kemarin airnya mati. Baru kali ini saya tahu betul seluk-beluk Al-Fath 

//||\\

Inilah laporan saya untuk pilot project #Misi7 yang saya lakukan bersama teman-teman yang lain. Banyak teman-teman yang melakukan misi sulit seperti memberi makan anak jalanan, lari pagi sampai siang selama berjam-jam, mengganti model kerudung atau bahkan tidak main game selama sehari penuh (ternyata untuk beberapa orang hal ini sulit dilakukan)

Inti dari permainan ini adalah jujur kepada diri sendiri, seperti kata mas Rene :
"Kalau ga suka, ya bilang aja ga suka, jangan marah-marah. Besoknya lakukan lagi yang baru."

Overall, saya suka dengan hal-hal yang saya lakukan di pilot project ini, meskipun perlu struggle lebih untuk berhasil memenuhi semua tantangannya. Dan pernmainan ini seru, teman satu departemen saya hampir setiap hari bertanya, "Hari ini lo ngapain mar tantangannya?"

Semoga di project selanjutnya makin banyak yang mau ikutan main dan share tentang apa saja hal sederhana dan hebat yang bisa kita lakukan setiap harinya. Kan kebaikan yang  paling hebat adalah kebaikan sederhana yang dilakukan dengan cara menyenangkan, sehingga makin banyak orang yang mau ikutan melakukan kebaikan tersebut. 

See you on the next challenge! :D

POSTED IN ,
DISCUSSION 1 Comment

One Response to : Laporan #Misi7 Pilot Project

  1. .Dila.Dila. says:

    hehehe, bisa jadi lu gagal di hari ke-6 karena di hari ke-6 itu lu terlalu sibuk nyuruh gue kalem :p

Writing is never about knowing, it is about caring and sharing :)