(Sepinya) Dirgahayu Indonesia ke-67!


“Dirgahayu Indonesia ke 67! Kapan ya bisa lomba-lomba lagi di daerah rumah? Udah 11 tahun sepi -,-“ – Amalia Khoirun Nisa – Teknologi Pangan IPB

Setuju banget. Hari kemerdekaan tahun ini sangat sepi.

Pertama-tama saya ingin cerita bahwa dalam lubuk hati terdalam saya, saya sungguh kangen dengan berbagai lomba-lomba 17-an. Makan kerupuk, ambil koin, balap karung, dan lain-lain. Terakhir kali saya ikut lomba ini di lingkungan rumah adalah saat saya masih kelas VII SMP. Setelahnya saya udah ga pernah lagi main-main seperti ini. Salah satu sebabnya ya posting saya sebelumnya (baca: Macet Suksesi diRumah Sendiri) Dihitung tahun, berarti sudah sekitar 6 tahun yang lalu terakhir saya ikut lomba (itu Mbak Lia lama amat 11 tahun -.-)

Saya sebenarnya sampai sekarang masih tidak mengerti, kenapa masyarakat merayakan kemerdekaan dengan ragam perlombaan ya? Sejak kapan perlombaan ini menjadi salah satu simbol dari perayaan kemerdekaan?

Pertanyaan selanjutnya: Masih adakah simbol perlombaan dalam perayaan kemerdekaan di lingkungan teman-teman semua? Kapan terakhir kali kalian bergembira dan merasakan euforianya?

Pertanyaan yang lebih mendalam : Masih relevan ga sih lomba-lomba tersebut dengan euforia kemerdekaan? Terus kita sebagai yang bukan anak-anak lagi, masih perlu ga sih main-main seperti ini?

Cuma bertanya.

Apapun itu, semoga di tengah sepinya perayaan kemerdekaan ini, kita masih bisa meneladani para pahlawan yang telah memperjuangkan terwujudnya negara Indonesia. Kembali menerapkan semangat yang mereka bawa, bersama-sama, mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.

 Dirgahayu Indonesia. Terima kasih pahlawan Indonesia:)

POSTED IN
DISCUSSION 2 Comments

2 Responses to : (Sepinya) Dirgahayu Indonesia ke-67!

  1. Lia says:

    pertanyaan selanjutnya adalah : kalo gak lomba ngapain? ga ngerti juga kenapa ya lomba2 itu jadi semacem ritual wajib pas agustusan? -,-a
    ga ada hubungannya sama kepahlawanan, ga ada hubungannya sama esensi perjuangan

    ga ngertii -,-a

  2. ya gue gatau mbak, makanya kan gue nanya -___-


    tapi paling engga beragam lomba-lomba yang ga kita ngerti esensinya apa turut mewarnai masa kecil gue haha

Writing is never about knowing, it is about caring and sharing :)