Simpul Takdir dan Titik Potong Kurva

Beberapa bulan yang lalu saya menganalogikan bahwa hidup tidak lebih dari sebuah fungsi matematika yang sama sekali tidak identik satu sama lain. Dengan dasar logika yang sama maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa masing-masing manusia memiliki ‘fungsi’ dan ‘grafik fungsi’nya masing-masing –yang sekali lagi- tidak identik. 


Sekarang bayangkan bahwa grafik fungsi setiap manusia dituangkan ke dalam koordinat Cartesius. Bayangkan ada berapa banyak grafik fungsi yang berpotongan satu sama lain. Ada banyak sekali. Pasti ada banyak sekali. Sebelum kita kembali ke dunia nyata, secara harfiah titik potong fungsi adalah suatu titik di mana satu fungsi dengan fungsi yang lain bertemu dan berpotongan dalam koordinat (x,y) yang sama. 

Nah sekarang kita kembalikan analogi itu kembali ke dalam dunia nyata. Jika kita mengandaikan bahwa koordinat Cartesius (x,y) dalam dunia nyata sebagai dimensi waktu dan tempat, maka titik potong kurva nasib tidak lebih dari sebuah pertemuan. Kata ‘pertemuan’ yang saya maksudkan adalah yaaa ketemu. 
ilustrasi titik potong kurva dalam matematika
Ketemu orang asing, ketemu dengan teman dan lain-lain adalah sebuah perwujudan bagaimana Allah mengizinkan kita untuk melanjutkan grafik fungsi hidup kita dan kemudian masih mengizinkan fungsi kita berpotongan dengan fungsi orang lain. Bayangkan kita berada dalam sebuah kereta yang sedang berjalan dan bertemu dengan orang yang berada dalam dimensi waktu dan tempat yang sangat sama. Maka bisa kita simpulkan bahwa kereta, angkot dan berbagai tempat pertemuan ataupun fasilitas umum lainnya adalah sebuah simpul takdir yang sangaaaaaaatt besar. 
situasi dalam gerbong KRL Commuter Line Jabodetabek
Kalau kita bisa menerima semua argumen di atas, maka sadar ga sih pertemuan kita dengan ribuan orang-orang yang ga kita kenal selama ini ternyata sudah ditakdirkan semenjak dunia belum dibentuk? 

Oke kita urai lagi semua faktanya. Takdir fungsi dalam hal ini diciptakan semenjak manusia belum diciptakan. Kalau saja dalam perjalanannya grafik fungsi tersebut bersinggungan atau kemudian berpotongan dengan ribuan orang yang ga kita kenal, maka sebenarnya semenjak manusia belum diciptakan, semuanya udah digariskan kan? 


POSTED IN
DISCUSSION 0 Comments

Writing is never about knowing, it is about caring and sharing :)